Ringkasan Berita:
- Ria Ricis mengunjungi area yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan bersama tim relawan.
- Netizen menilai tindakannya sebagai upaya pencitraan, dikritik karena lambat dalam menyalurkan bantuan, serta memperhatikan penampilannya yang dianggap tidak sesuai dengan kondisi lapangan.
- Melalui platform Threads, Ricis membantah tuduhan tersebut sambil menunjukkan foto asap tebal yang masih menyelimuti sekitar rumah sakit.
monitorpublik.comYouTuber Ria Ricis merespons kritik yang muncul tiba-tiba setelah dirinya mengunjungi beberapa lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Namun, aksi yang dilakukannya justru memicu berbagai bentuk hujatan dari netizen.
Kritik mulai dari dugaan pencitraan, dianggap terlambat memberikan bantuan, hingga perhatian terhadap pakaian yang dipakainya yang dinilai kurang pantas untuk suasana relawan di lapangan.
Menyikapi gelombang kritik yang begitu deras, Ricis memilih menjelaskan posisinya secara langsung melalui unggahan di akun Threads miliknya.
Saat melanjutkan perjalanan ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, ia mengungkapkan kondisi terkini di mana kabut asap tebal berwarna kuning masih menguasai wilayah permukiman dan fasilitas umum.
Dalam keterangannya, Ricis secara langsung menyoroti kepekatan asap yang sangat jelas terlihat di area fasilitas kesehatan tempat ia berada.
Padahal kita berada di depan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Doris Sylvanus, tapi asapnya masih tampak kuning tebal,” ujar Ria Ricis, seperti dikutip Tribunnews, Jumat (6/11/2026).
Lebih lanjut, mantan istri Teuku Ryan ini merespons pernyataan netizen yang menyebut kedatangannya sudah terlambat dan situasi telah pulih karena hujan.
Kata-kata udah telat, udah hujan, aku aamiinkan terjadi,” tulisnya.
Ricis mengajak publik untuk melihat kondisi lapangan secara objektif, mengingat fakta di lokasi menunjukkan bahwa penanganan kabut asap masih berlangsung.
Aku harap benar-benar sudah terlambat, tapi kalian bisa lihat sendiri, asapnya masih kuning,” ungkap Ricis.
Adik dari Ustazah Oki Setiana Dewi ini juga menegaskan bahwa proses mitigasi masih berjalan aktif dan petugas tetap siaga di lokasi penanganan.
Ini masih ada asap, baru saja padam, dan mobil pemadam masih ada di sini,” jelasnya.
Menutup penjelasannya, Ricis menyampaikan kekhawatiran mendalam terhadap maraknya narasi yang keliru mengenai kondisi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat ini.
Sungguh sedih, siapa yang bilang sudah tidak ada asap dan api?,” tambahnya dengan nada penuh haru.
Ria Ricis Dihujat Setelah Aksinya Mengunjungi Lokasi Bekas Karhutla
Sebelumnya, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ria Yunita—yang akrab disapa Ria Ricis—mengunggah momen saat dirinya berada di lokasi bekas karhutla.
Meski nyala api telah padam, Ricis bersama sejumlah relawan lain tampak menyemprotkan air untuk menjaga kelembapan area tersebut.
Semoga cepat pulih, Indonesiaku. Meski api sudah padam, tetap harus terus dibasahi,tulis Ricis dalam keterangan unggahannya, dikutip Jumat (6/11/2026).
Pada kesempatan itu pula, Ricis turut menyalurkan bantuan berupa air bersih.
Ibu satu anak ini terlihat membantu petugas mengisi galon-galon air yang sudah tersusun rapi di lokasi tersebut.
Menurut Ricis, tidak ada batas waktu yang membuat bantuan air bersih menjadi tidak layak disalurkan di wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.
Tidak ada kata terlambat untuk menyalurkan air bersih kepada saudara-saudara di sini,lanjutnya lagi.
Alih-alih mendapat pujian atas tindakannya, mantan istri aktor asal Aceh, Teuku Ryan justru menerima kritik pedas dari banyak orang.
Di kolom komentar Instagram-nya, Ricis bahkan dituduh sedang melakukan pencitraan publik.
“Pencitraan apa lagi,”tulis salah seorang pengguna media sosial.
Sementara sebagian netizen lainnya memberikan tanggapan mengenai pakaian yang dipakai oleh YouTuber berusia 31 tahun itu saat membantu petugas menyiramkan air di area bekas karhutla.
Pada saat itu, Ricis tampak mengenakan celana panjang warna putih.
Ingin memadamkan api tapi pakai celana putih, tembak warganet lainnya.
Tanggapan serupa kini juga datang dari mantan manajer penyanyi Sarwendah, Nanda Persada.
Melalui unggahan di Threads-nya, Nanda mengomentari tindakan Ricis yang rela mengorbankan kebersihan pakaian demi membantu petugas menyemprotkan air di lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan.
Kita patut menghargai Ricis yang berani mengorbankan kebersihan baju putihnya demi menyiram pohon-pohon tersebut, tulis Nanda dalam utasnya.
(monitorpublik.com, Rinanda/Gabriella)
















