Polusi Udara Palangka Raya Mengancam, Bagaimana dengan Daerah Lain?

Avatar photo
banner 120x600

Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kembali menduduki posisi teratas sebagai wilayah dengan kualitas udara paling buruk di Indonesia. Berdasarkan data dari stasiun pemantauan kualitas udara Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Palangka Raya pada Jumat (6/11) pagi berada pada level sangat berbahaya, mencapai angka 847.

Kualitas udara yang buruk di Palangka Raya serta berbagai daerah lainnya telah berlangsung selama beberapa bulan berturut-turut, dipicu oleh kebakaran hutan dan lahan yang terus meluas. Dalam kondisi ini, KLH menyarankan masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan guna mengurangi potensi risiko kesehatan yang serius.

Kelompok rentan sebaiknya tetap berada di dalam ruangan dan hanya melakukan aktivitas minimal. Seluruh warga diminta menghindari semua kegiatan di luar ruangan,” demikian isi pernyataan KLH yang dikutip pada Jumat (6/11).

Berikut adalah daftar wilayah dengan kualitas udara terburuk pada Jumat (6/11) pagi:

  1. Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, ISPU 847 dengan polutan utama PM2,5 (berbahaya)
  2. Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, ISPU 240 dengan polutan utama PM2,5 (sangat tidak sehat)
  3. Kota Padang, Sumatra Barat, ISPU 237 dengan polutan utama PM10 (sangat tidak sehat)
  4. Kota Pontianak, Kalimantan Barat, ISPU 200 dengan polutan utama PM10 (tidak sehat)
  5. Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, mencatatkan ISPU sebesar 159 dengan PM2,5 sebagai polutan utama (kondisi tidak sehat)
  6. Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memiliki nilai ISPU 141 dengan PM2,5 sebagai polutan dominan (tidak sehat)
  7. Kota Tomohon, Sulawesi Utara, menunjukkan angka ISPU 138 dengan PM2,5 sebagai polutan utama (tidak sehat)
  8. Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatra Selatan, mencatat ISPU 130 dengan PM2,5 sebagai polutan utama (tidak sehat)
  9. Wonotirto, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, memiliki nilai ISPU 122 dengan PM2,5 sebagai polutan utama (tidak sehat)
  10. Kabupaten Siak, Riau, mengalami ISPU 118 dengan PM2,5 sebagai polutan utama (tidak sehat)

Di sisi lain, daerah dengan kualitas udara terbaik pagi ini adalah Kota Pangkalpinang di Kepulauan Bangka Belitung dan Kabupaten Manokwari Selatan di Papua Barat dengan ISPU 10. Diikuti oleh Kabupaten Banjar di Kalimantan Selatan yang memiliki ISPU 11.

ISPU dikategorikan “baik” jika berada dalam kisaran 0-50. Ini berarti kondisi udara tidak berdampak negatif terhadap kesehatan dan layak digunakan untuk aktivitas di luar ruangan.

Kualitas udara dikategorikan “sedang” jika nilai ISPU berada di kisaran 51-100. Dalam kondisi ini, kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita gangguan jantung dan paru perlu berhati-hati saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

ISPU termasuk dalam kategori “tidak sehat” ketika berada pada angka 101-200. Pada level ini, seluruh lapisan masyarakat disarankan untuk waspada dan membatasi aktivitas fisik yang berkepanjangan di luar ruangan.

ISPU masuk kategori “sangat tidak sehat” jika berada di rentang 201-300, dan menjadi “berbahaya” apabila melebihi 300. Pada kondisi tersebut, semua orang dianjurkan untuk menghindari kegiatan di luar ruangan karena kualitas udara yang sangat buruk dapat menyebabkan dampak kesehatan serius yang memerlukan penanganan segera.

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link